Sejarah Banten ("History of Banten") is a Javanese chronicle
containing stories of conversion to Islam in Indonesia. The manuscripts
of the chronicle date from the late nineteenth century, although two
are known to be copies written from the originals in the 1730s and
1740s.
Due to the scarcity and limitations of primary historical records, Sejarah Banten, is one of a number of accounts of Indonesian legends that scholars use to help illuminate aspects of the spread of Islam in Indonesia, the dominant religion in the Indonesian archipelago since the sixteenth century. Similar to the Babad Tanah Jawi ("History of the Land of Java"), Sejarah Banten,
there are magical events, however, conversions are not specifically
described nor is there emphasis on formal and tangible conversion
rituals such as The Confession of Faith and circumcision.
Saturday, February 18, 2012
Hostory of Banten
Saturday, February 4, 2012
Lomba MIPA bagi siswa SMP Exacta SMAN 1 Yk 2012
EXACTA 2012
Lomba MIPA bagi siswa SMP dan sederajat di Jateng dan DI Yogyakarta
Waktu: 5 & 12 februari 2012
Tempat: SMAN 1 Yogyakarta
Pendaftaran:
Senin - Sabtu: 12 Januari - 2 Februari 2012, 14.15 - 16.45 di SMAN 1 Yogyakarta
Biaya Rp25.000
Terbatas untuk 400 peserta
Info: Alfira 085643370711
Hadiah
Juara 1: uang pembinaan Rp 3jt + tropi
Juara 2: uang pembinaan Rp 2jt + tropi
Juara 3: uang pembinaan Rp 1jt + tropi
Juara 4 dan juara 5 juga mendapat uang pembinaan
Fasilitas: soal, LJK, pembahasan, snack, softdrink, lunch, dsb
Sumber: http://exacta2012.tumblr.com/
Read More......
Saturday, January 28, 2012
Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal adalah masjid yang terletak di pusat ibukota negara Republik Indonesia, Jakarta. Masjid ini adalah masjid terbesar di Asia Tenggara. Masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir. Sukarno
di mana pemancangan batu pertama, sebagai tanda dimulainya pembangunan
Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1951. Arsitek Masjid Istiqlal adalah Frederich Silaban.
Lokasi masjid ini berada di timur laut lapangan Monumen Nasional (Monas). Bangunan utama masjid ini terdiri dari lima lantai. Masjid ini mempunyai kubah yang diameternya 45 meter. Masjid ini mampu menampung orang hingga lebih dari dua ratus ribu jamaah.
Selain digunakan sebagai aktivitas ibadah umat Islam, masjid ini juga digunakan sebagai kantor Majelis Ulama Indonesia, aktivitas sosial, dan kegiatan umum. Masjid ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata yang terkenal di Jakarta. Kebanyakan wisatawan yang berkunjung umumnya wisatawan domestik, dan sebagian wisatawan asing yang beragama Islam. Tidak diketahui apakah umat non-Islam dapat berkunjung ke masjid ini.
Pada tiap hari besar Islam seperti Ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha, Tahun Baru Hijriyah, Maulid Nabi Muhammad dan Isra dan Mi'raj presiden Republik Indonesia selalu mengadakan kegiatan keagamaan di masjid ini yang disiarkan secara langsung melalui televisi.
The History of BeatBox
Beatbox merupakan salah satu bentuk seni yang mengfokuskan
diri dalam menghasilkan bunyi-bunyi ritmis dan ketukan drum, instrumen
musik, maupun tiruan dari bunyi-bunyian lainnya, khususnya suara turntable,
melalui alat-alat ucap manusia seperti mulut, lidah, bibir, dan
rongga-rongga ucap lainnya. Pemain beatbox atau lebih dikenal dengan
beatboxer, mampu mendemonstrasikan segala bentuk bunyi-bunyian dengan
handal. Beatbox selalu dikaitkan dengan vokal perkusi maupun dengan
multivokalisme. Meskipun pada dasarnya sama, namun secara umum perbedaan
Beatbox terletak pada keterkaitannya dengan budaya dan musik Hip Hop[1]. Meski demikian pada prakteknya beatbox juga diterapkan untuk genre musik lainya seperti Rock, Pop, R&B, dan sebagainya.
Saturday, January 21, 2012
My Heart
di sini kau dan aku
terbiasa bersama
menjalani kasih sayang
bahagia ku denganmu
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
pernahkah kau menguntai
hari-hari paling indah
terukir nama kita berdua
di sini surga kita
reff: bila kita mencintai yg lain
mungkinkah hati ini akan tegar
sebisa mungkin tak akan pernah
sayangku akan hilang
if you love somebody could we be this strong
i willl fight to win, our love will conquer all
wouldn’t risk my love even just one night
our love will stay in my heart
pernahkah kau menguntai
hari paling indah
ku ukir nama kita berdua
di sini surga kita
bilakah kita mencintai yg lain
mungkinkah hati ini akan tegar
sebisa mungkin tak akan pernah
sayangku akan hilang
By: Irwansyah & Acha..
.,.,
:D
. . .


